Manado – Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Manado ke-402, Pemerintah Kota Manado menggelar kegiatan jalan sehat yang melibatkan ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari seluruh perangkat daerah. Acara yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Manado, Andrei Angouw, berlangsung meriah dan sarat makna kebersamaan pada Jumat pagi, 28 Juni 2025.
Kegiatan ini menjadi titik awal dari rangkaian perayaan menuju hari jadi ibu kota Sulawesi Utara tersebut, yang akan jatuh pada 14 Juli mendatang. Dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah dan masyarakat, momentum ini dimanfaatkan sebagai ajang konsolidasi dan refleksi atas pembangunan Kota Manado selama ini.

Rute Strategis dan Simbolis: Jalan Sehat dengan Nuansa Kemajuan
Rute jalan sehat dimulai dari kawasan Marina Plaza, Kelurahan Wenang Utara. Para peserta kemudian menelusuri jalur Boulevard II yang membentang megah hingga ke Jembatan Soekarno. Titik akhir kegiatan ini berada di kawasan pelelangan ikan Tumumpa, salah satu titik vital ekonomi lokal Kota Manado.
Pemilihan rute ini bukan tanpa alasan. Boulevard II dikenal sebagai salah satu ikon modernisasi infrastruktur kota. Di sisi lain, kawasan pelelangan ikan Tumumpa merepresentasikan denyut ekonomi rakyat. Menghubungkan dua titik ini menjadi simbol keterkaitan antara pembangunan fisik dan kesejahteraan sosial, antara birokrasi dan masyarakat.

Pesan Pemersatu dari Seorang Pemimpin
Dalam sambutannya sebelum melepas peserta jalan sehat, Wali Kota Andrei Angouw menyampaikan pentingnya kebersamaan dalam membangun kota. Ia menyebut kegiatan ini sebagai momentum pembuka seluruh rangkaian kegiatan menuju HUT Kota Manado ke-402. Menurutnya, usia yang ke-402 adalah tonggak penting yang harus dimaknai sebagai proses berkelanjutan dalam menciptakan Manado yang nyaman untuk semua.
“Mari kita jadikan momen ini sebagai langkah bersama, bukan hanya untuk merayakan usia kota, tetapi juga menegaskan komitmen kita menjadikan Manado tempat yang lebih baik bagi semua orang,” ujar Andrei Angouw di hadapan peserta.
Ia juga menekankan bahwa pembangunan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga menyangkut kualitas hidup masyarakat, sinergi antar-lembaga, serta kepedulian sosial.

Keterlibatan Penuh Unsur Pemerintahan dan Keamanan
Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh ASN, tetapi juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting di Kota Manado. Hadir dalam barisan terdepan, Ketua dan anggota DPRD Kota Manado menunjukkan dukungan legislatif terhadap program-program pemerintah daerah. Selain itu, Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid turut serta berjalan bersama peserta lainnya, menunjukkan komitmen institusi kepolisian dalam menjaga keamanan sekaligus mendekatkan diri kepada masyarakat sipil.
Kehadiran Forkopimda menunjukkan bahwa semangat kolaborasi antara eksekutif, legislatif, dan unsur keamanan tetap terjaga di Kota Manado. Ini merupakan cerminan stabilitas politik dan sosial yang menjadi landasan penting dalam pembangunan daerah.

Antusiasme ASN dan Masyarakat: Lebih dari Sekadar Olahraga
Ratusan ASN yang hadir tampak antusias. Tidak hanya sekadar berjalan kaki, mereka juga memanfaatkan kesempatan ini sebagai ajang mempererat silaturahmi lintas instansi. Beberapa membawa serta keluarga mereka, menciptakan suasana kekeluargaan yang akrab dan penuh semangat.
Suasana pagi yang cerah semakin menambah energi positif dalam kegiatan ini. Para peserta tampak mengenakan seragam olahraga berwarna cerah, sebagian membawa bendera merah putih kecil sebagai simbol nasionalisme. Di beberapa titik sepanjang rute, warga sekitar terlihat ikut menyemangati peserta dengan sorakan dan tepuk tangan.

Makna Sosial Jalan Sehat Menyambut Hari Jadi
Kegiatan jalan sehat ini tidak hanya menjadi kegiatan fisik, tetapi juga sarat dengan makna sosial. Dalam konteks perayaan HUT ke-402 Kota Manado, kegiatan ini memperkuat identitas kolektif warga kota sebagai bagian dari sejarah panjang peradaban pesisir utara Sulawesi.
Dr. Meiske Lontaan, pengamat sosial dari Universitas Sam Ratulangi, mengatakan bahwa kegiatan ini mencerminkan wajah kota yang inklusif.
“Ketika ASN, pemimpin daerah, dan masyarakat berjalan bersama dalam satu barisan, itu bukan sekadar olahraga. Itu bentuk simbolik dari kesetaraan dan kesatuan tujuan. Apalagi dilakukan menjelang hari ulang tahun kota,” ujar Meiske Lontaan.
Ia menambahkan bahwa kegiatan serupa bisa menjadi tradisi tahunan yang tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga menguatkan semangat kebangsaan dan gotong royong.

Peringatan Ulang Tahun sebagai Momentum Evaluasi dan Afirmasi
Memasuki usia ke-402, Kota Manado telah melalui berbagai fase sejarah – dari kota pelabuhan, pusat perdagangan rempah, hingga kini menjadi salah satu kota dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di kawasan timur Indonesia. Di tengah pencapaian tersebut, masih ada tantangan seperti kesenjangan sosial, pengelolaan sampah, hingga ketahanan lingkungan pesisir.
Wali Kota Andrei Angouw menyebut bahwa HUT kali ini harus menjadi momentum evaluasi dan penegasan ulang arah kebijakan pembangunan kota. Ia mengajak semua elemen masyarakat untuk memberikan kontribusi nyata, sekecil apa pun.
“Kita butuh partisipasi aktif dari semua warga, termasuk ASN sebagai motor birokrasi, dalam menyukseskan setiap agenda pembangunan. Manado adalah rumah kita bersama,” ucap Andrei Angouw menegaskan.

Langkah Menuju Transformasi Kota Modern
Pemerintah Kota Manado telah mencanangkan berbagai program strategis dalam menyambut masa depan. Mulai dari pengembangan smart city, penguatan sistem layanan publik berbasis digital, hingga revitalisasi kawasan kumuh dan pesisir. Peringatan HUT ke-402 menjadi penanda penting untuk mempercepat transformasi tersebut.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Manado, Richard Moniaga, menyampaikan bahwa semua perangkat daerah telah diarahkan untuk fokus pada pelayanan digital dan transparansi anggaran.
“Transformasi digital adalah keniscayaan. Ini akan mendorong pelayanan publik yang cepat, tepat, dan akuntabel. Momentum HUT kota menjadi momen yang tepat untuk mempercepat proses ini,” ujar Moniaga.

Rangkaian Kegiatan Lain Menyusul
Jalan sehat ini hanya merupakan awal dari berbagai kegiatan yang akan digelar dalam beberapa pekan ke depan. Pemerintah Kota Manado telah menyiapkan agenda seperti lomba kebersihan antar-kelurahan, malam budaya, pesta rakyat, hingga doa bersama lintas agama.
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Manado, Stephanie Lumowa, menjelaskan bahwa tema perayaan tahun ini adalah “Manado Nyaman, Manado Sejahtera, Manado Untuk Semua.”
“Tema ini mencerminkan semangat inklusifitas dan kemajuan. Kami ingin memastikan bahwa setiap warga merasa dilibatkan dan memiliki peran dalam kemajuan kota,” ungkap Lumowa.

Dukungan Warga dan Harapan Generasi Muda
Di sela-sela kegiatan, beberapa peserta muda menyampaikan harapan mereka untuk masa depan kota. Salah satunya, Gerald Sumampouw, ASN muda dari Dinas Sosial Kota Manado, berharap pemerintah terus memberi ruang kreatif bagi generasi muda untuk terlibat aktif.
“Kami ingin lebih banyak terlibat, baik dalam kegiatan sosial maupun inovasi pelayanan. Kota ini milik semua generasi,” ujarnya.
Dukungan warga juga mengalir di media sosial, dengan banyaknya unggahan tentang kegiatan jalan sehat ini. Tagar #Manado402 dan #JalanSehatManado sempat menjadi trending lokal di sejumlah platform digital.

Kesehatan, Solidaritas, dan Kebanggaan Kota
Kegiatan jalan sehat ini tidak hanya mempromosikan gaya hidup sehat, tetapi juga membangun solidaritas antarpemangku kepentingan kota. Di tengah tantangan perkotaan yang kompleks, momentum kebersamaan semacam ini sangat penting untuk memperkuat jejaring sosial dan rasa memiliki terhadap kota.
Komandan Kodim 1309/Manado Letkol Inf Albert Nuhung yang turut serta dalam jalan sehat menyebut bahwa kegiatan seperti ini sangat positif.
“Ini bukan soal jalan santai, tapi jalan menuju satu arah: Manado yang kuat, sehat, dan bersatu,” kata Letkol Albert.

Awal Langkah Menuju Perayaan Besar
Jalan sehat bersama ASN yang dipimpin Wali Kota Andrei Angouw menjadi simbol awal dari perayaan besar yang akan mewarnai Kota Manado dalam beberapa pekan mendatang. Dengan melibatkan semua unsur, pemerintah berupaya memastikan bahwa HUT ke-402 bukan hanya seremoni tahunan, tetapi menjadi momen kolektif yang penuh semangat, refleksi, dan harapan.
Di sepanjang jalur Boulevard II, bukan hanya langkah kaki yang terdengar, tetapi juga gema tekad untuk terus memajukan Manado sebagai kota modern yang manusiawi, terbuka, dan inklusif. Sebuah kota yang layak menjadi rumah bersama, dari generasi ke generasi.